SurgaMu
Maret 2008, oleh : Nilam Ramadhani
Kuterlahir dari benih kasih sayangmu yang kau balut lembut dalam buaian cinta tak terhingga,
Peluh luka duka dan derita yang menimpa dirimu karna diriku seolah butir pasir yang menggores di tanganmu…sungguh itu adalah kasihmu!
Berat beban yang kau pikul, keletihan tanpa sandaran, keteguhan yang kau tampakkan, tangis haru yang menderu, pilu yang seakan berlalu…sungguh itu adalah sayangmu!
Kau tuntun aku, berkata,berucap, memanggil indah namamu, berjalan, menatapmu…sungguh itu adalah ketulusan hatimu!
Pandangan pertama saat ku hadir di dunia, adalah pandangan harap penuh bunga cinta, bunga yang kau petik dari taman surga yang kau miliki…Ibunda..sungguh kau memiliki surga itu!
Tiada kata yang berbalas dariku, tiada bakti yang sepadan untukmu, hanya dosa dan dosa yang selalu melumuri diri dalam kehinaan padamu,
Tak cukup hanya lantunan kata, tak cukup hanya untaian do’a, bahkan secuil nyawa…untuk Surgamu
Ibunda…kumerindukan surgamu, kumenginginkan agungnya cintamu, jauhkan aku dari murkamu, meski diri tlah sepatutnya kau cambuk perih…
Suara Hati |Leave a Reply